Cara Merawat Anggrek untuk Pemula!

HarianBangsa.com - Anggrek cukup mudah dirawat. Pemilik nama ilmiah Orchidaceae ini terkenal dengan keindahan bunganya. Anggrek memiliki kelopak yang

Cara Merawat Anggrek Untuk Pemula

HarianBangsa.com - Anggrek cukup mudah dirawat. Pemilik nama ilmiah Orchidaceae ini terkenal dengan keindahan bunganya. Anggrek memiliki kelopak yang besar, bunga yang tahan lama, dan warna yang segar. Sekitar 5.000 jenis anggrek tersebar di seluruh Indonesia. 

Cara Merawat Anggrek untuk Pemula!

Bentuk batang memanjang dari bunga Anggrek ini memiliki fungsi penting bagi anggrek yaitu untuk bertahan hidup dengan menyimpan air. Siapapun yang ingin merawat anggrek perlu mengetahui cara merawat bunga ini agar tumbuh subur. Karena cara menanam anggrek yang salah sangat berbahaya dan berujung pada kematian tanaman anggrek.

1. Pemilihan pot

Anggrek harus ditanam dalam pot yang dikeringkan dengan baik. Harus ada lubang pembuangan di bagian bawah pot yang digunakan untuk menanam anggrek agar kelebihan air benar-benar terkuras. Jika Sobat Bangsa membelinya dari toko bunga dan tidak memiliki saluran air, Sobat Bangsa harus memasukkannya ke dalam pot sesuai dengan kriteria di atas.

2. Kondisi tanah

Anggrek harus segera ditanam di tanah yang kering. Kami merekomendasikan menggunakan campuran tanah berdasarkan lumut dan kulit kayu. Campuran berbasis kulit kayu memungkinkan drainase air dengan cepat. Jadi Sobat Bangsa harus lebih sering menyirami anggrek. Mos Mix menahan lebih banyak air, sehingga dapat terhidrasi lebih lama.

3. Perhatikan suhu sekitar

Anggrek tumbuh paling baik di lingkungan 16 hingga 24 derajat Celcius. Suhu dan sirkulasi udara yang moderat ini membuat anggrek lebih tinggi dan mekar dengan indah. 

4. Siang hari

Anggrek harus sedekat mungkin dengan jendela yang menghadap ke selatan atau ke timur. Anggrek membutuhkan banyak cahaya, tetapi tidak cahaya langsung. Jika anggrek berada di dekat jendela yang menghadap ke barat, cahayanya terlalu kuat dan Sobat Bangsa perlu memasang tirai tipis di jendela untuk melindungi anggrek dari sinar matahari langsung.

5. Cara menyirami anggrek

Frekuensi penyiraman anggrek tergantung pada iklim, kelembaban dan kompos. Anggrek biasanya perlu disiram setiap beberapa hari. Ketika datang untuk menyiram anggrek, kesalahan yang paling umum adalah menyiraminya terlalu banyak. Busuk akar adalah penyakit yang ditemukan pada banyak varietas tanaman ini.

Untuk menghindari penyiraman yg berlebihan, sirami anggrek dengan memperhatikan seberapa basah tanahnya. Dorong perlahan beberapa jari ke pada tanah kemudian angkat.

Cara lain buat membantu mengetahui apakah anggrek membutuhkan air yaitu dengan menggunakan pot bening sebagai media tanamnya. Pot bening akan memperlihatkan kondensasi atau perubahan wujud uap air sebagai cair, & bila nir terdapat kondensasi, Sobat Bangsanya bunga anggrek butuh disiram air.

Baca Juga : 6 Fakta Unik Pohon Tabebuya (Sakuranya Indonesia)

6. Cara merawat anggrek sesudah bunganya mengembang

Setelah bunga anggrek bisa mengembang, Sobat Bangsa perlu menyiram, memberi makan, & memangkasnya supaya permanen sehat. Disarankan buat memindahkan anggrek ke media tanam segar (kulit kayu atau tanah lumut). Hal ini akan memberi flora anggrek menggunakan nutrisi baru.

7. Suburkan menggunakan pupuk

Pupuk krusial buat mendorong pertumbuhan pulang dalam anggrek yg nir aktif (telah nir berbunga). Sobat Bangsa perlu memberi makan flora menggunakan memupuknya menggunakan pupuk tempat tinggal yg seimbang, baik mingguan atau bulanan, tergantung varietasnya.

8. Memangkasnya

Setelah bunga mengering, batangnya wajib dipangkas. Sobat Bangsa mampu memotong paku bunga tua pada dekat pangkal batang lantaran anggrek sporadis tumbuh pulang pada btg yg sama.

9. Reblooming

Apabila Sobat Bangsa merawat anggrek seperti yg diinstruksikan, Sobat Bangsa akan melihat bunga anggrek bisa mengembang kembali pada enam sampai sembilan bulan. Apabila anggrek tidak berbunga, mungkin karena ada beberapa alasannya. Berikut alasan anggrek tidak berbunga:
  • Cahaya kurang
  • Terlalu banyak cahaya
  • Suhu yg salah
  • Pupuk terlalu banyak atau terlalu sedikit
  • Perlu repotting
  • Penanaman pada media yg salah
  • Air terlalu sedikit
  • Terlalu banyak air
Mengetahui cara menanam pulang anggrek merupakan keterampilan yang membutuhkan latihan. Sobat Bangsa mungkin wajib menguji beberapa faktor tadi sebelum menemukan asal masalahnya.

Post a Comment

© Harian Bangsa. All rights reserved. Developed by Jago Desain