Kandungan dan Manfaat Tembakau!

Tembakau selalu identik dengan rokok. Namun disisi lain, tembakau juga dianggap sebagai ramuan obat, serta menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan l

Kandungan Tembakau dan Manfaat Kesehatannya

Tembakau selalu identik dengan rokok. Namun disisi lain, tembakau juga dianggap sebagai ramuan obat, serta menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan lingkungan. Salah satu manfaat tembakau adalah dapat digunakan sebagai obat.
 
Kandungan dan Manfaat Tembakau!

Tembakau merupakan tanaman yang menjadi komponen utama rokok. Dibalik hal tersebut terletak manfaat tembakau sebagai tanaman obat yang baik untuk kesehatan, lingkungan dan bidang kehidupan lainnya.

Kandungan Tembakau

Nicotiana rustica atau tembakau merupakan tanaman herba yang tumbuh sepanjang tahun. Ketinggian rokok adalah 1-2 meter. Varietas tembakau lainnya terdiri dari Nicotiana sylvestris, Nicotiana tomento siformis, dan Nicotiana otophora. Studi menunjukkan bahwa kandungan tembakau terdiri dari tar, nikotin, gas CO dan NO. Hampir setiap bagian dari tembakau, kecuali bijinya, mengandung nikotin, tetapi konsentrasinya berbeda-beda tergantung faktor spesies, jenis tanah, dan kondisi cuaca di mana tanaman tersebut tumbuh. Konsentrasi nikotin meningkat seiring bertambahnya usia tembakau.

Manfaat Tembakau untuk Kesehatan

Manfaat tembakau kerap digunakan dalam bidang ilmiah, seperti bidang genetika, fitopatologi, fotosintesis, nutrisi, dan pertumbuhan tanaman. Beberapa manfaat tembakau antara lain:

1. Berpotensi sebagai obat herbal

Dalam sejarahnya, tembakau telah dicoba oleh para ahli kesehatan sebagai obat herbal. Tembakau diduga dapat mengobati berbagai penyakit seperti nyeri, sembelit, asam urat, kejang-kejang, reptil beracun dan penangkal racun dari gigitan serangga dan merangsang sistem pernapasan. Dengan perkembangannya, pada tahun 1860 para ilmuwan menemukan fakta kontradiktif tentang penggunaan tembakau di dunia medis. Nikotin, bahan aktif dalam tembakau, telah terbukti menjadi obat yang efektif dalam praktik. Namun, selain nikotin, tembakau mengandung banyak zat lain yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Juga, pada saat itu, dosis terapi tembakau tidak terkontrol. Karena alasan ini, penggunaan tembakau lebih berbahaya daripada pengobatan, dan komunitas medis telah menghapus tembakau sebagai obat.

2. Kemungkinan digunakan sebagai obat

Tembakau saat ini sedang dikembangkan secara intensif di Biotechnology Pharmaceutical Research Institute. Satu studi menemukan bahwa berbagai herbal, termasuk tembakau, dapat digunakan dalam DNA sebagai inkubator untuk produksi protein. Hasil DNA rekombinan dapat digunakan secara luas dalam industri farmasi sebagai obat-obatan dan agen terapeutik lainnya.

3. Percepatan produksi vaksin

Perkembangan yang lebih luas dari penggunaan tembakau telah terjadi dalam produksi vaksin. Menurut sebuah penelitian, tembakau memiliki antigen yang mirip dengan virus influenza dan dapat digunakan sebagai vaksin. Proses pembuatan vaksin dari tembakau menggunakan antigen lebih cepat dari virus influenza yang sebenarnya, yang membutuhkan waktu satu bulan untuk membuat vaksin.

4. Bahan bakar ramah lingkungan

Tembakau sedang dipelajari tidak hanya di bidang farmasi, tetapi juga di bidang energi hijau dan lingkungan dengan fokus pada energi hijau. Banyak penelitian telah meneliti energi dan biofuel atau tembakau yang dapat diolah menjadi biofuel. Dalam salah satu penelitian ini, pengamatan dilakukan pada varietas tembakau terpilih yang dimodifikasi secara genetik untuk meningkatkan kandungan minyak biji tembakau. Minyak dari biji tembakau dapat diolah menjadi biofuel. Alternatif potensial untuk biofuel berbasis tembakau akan menjadi langkah maju yang besar dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Biofuel berbasis tembakau dapat mengurangi emisi CO2 sekitar 75% lebih banyak daripada bahan bakar fosil.

5. Sumber Protein Nabati

Tembakau Nicotiana tabacum diakui oleh petani dan ahli kimia sebagai sumber protein nabati yang unik. Tembakau dapat dengan mudah diolah menjadi protein dan digunakan sebagai pakan ternak, pestisida, kosmetik bahkan makanan manusia. Institut Ilmu Pengetahuan dan Kesehatan Amerika menyatakan bahwa tembakau dapat tumbuh dan beregenerasi dalam jumlah empat kali lipat jumlah kedelai dan jagung, menghasilkan lebih banyak protein dan sumber protein potensial. 

6. Dapat digunakan dalam proses fitoremediasi

Fitoremediasi adalah pemanfaatan tumbuhan dan bagian-bagiannya untuk dekontaminasi limbah dan masalah pencemaran lainnya. Melalui proses ini, tanaman yang digunakan dapat digunakan untuk menjernihkan tanah, udara dan air yang terkontaminasi bahan kimia berbahaya dan untuk memperbaiki ekosistem yang terkontaminasi.

Tembakau dianggap sebagai salah satu tanaman yang ideal untuk fitoremediasi karena biomassanya yang tinggi, kemampuan menyimpan logam berat yang tinggi dalam kecambah, dan kemampuannya untuk menghasilkan pertumbuhan yang cepat.  

7. Pemurnian polusi oleh bahan peledak

Peneliti bioteknologi di University of Cambridge telah menemukan bahwa tembakau memiliki kemampuan untuk menghilangkan senyawa eksplosif dari tanah, yang dikenal sebagai polutan tahan api yang sulit dihilangkan. Sebagai tanaman, tembakau memiliki banyak manfaat yang tersedia di bidang kesehatan dan lingkungan. Jadi alasan lama bahwa orang masih merokok karena ingin membantu petani tembakau tidak berlaku lagi. Meski memiliki banyak manfaat sebagai tanaman, tembakau tembakau tetap berbahaya bagi kesehatan.

Post a Comment

© Harian Bangsa. All rights reserved. Developed by Jago Desain