Manfaat Eceng Gondok!

Manfaat Eceng Gondok - Eceng gondok sering dianggap sebagai hama. Dengan nama ilmiah Eichornia Crassipes Solms, tumbuhan ini merupakan tumbuhan air te

Manfaat Eceng Gondok

Manfaat Eceng Gondok - Eceng gondok sering dianggap sebagai hama. Dengan nama ilmiah Eichornia Crassipes Solms, tumbuhan ini merupakan tumbuhan air terbuka yang hidup dengan cara mengapung di atas air dan berakar di air dangkal.

Manfaat Eceng Gondok!

Eceng gondok merupakan salah satu tanaman yang paling produktif di dunia dan sering dianggap sebagai masalah ekosistem yang serius. 10 tanaman eceng gondok terbukti mampu berkembang biak hingga 600.000 tanaman baru hanya dalam waktu 8 bulan. Tak pelak, tanaman ini sering disebut gulma dan perlu segera disingkirkan dari permukaan air agar tidak mencemari lingkungan. Namun, ada penelitian yang menunjukkan bahwa eceng gondok sebenarnya bisa menjadi solusi hemat biaya untuk mengatasi pencemaran air.

Tanaman ini dapat menyerap logam berat dan polutan organik di dalam air. Eceng gondok banyak dimanfaatkan tidak hanya untuk pengendalian pencemaran air di danau, tetapi juga sebagai bahan baku kerajinan tangan. Selain yang dikenal dengan nama eceng gondok, eceng gondok memiliki nama yang berbeda-beda di beberapa daerah di Indonesia. Ini termasuk Kerupuk Palembang, Ringgak Lampung, Irungirun Dayak, dan Tampe Manado.

Habitat Eceng Gondok

Eceng gondok tumbuh di kolam dangkal, lahan basah, rawa, badan air yang mengalir lambat, danau, waduk, dan sungai. Tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi yang ekstrim: perubahan ketinggian air, aliran air, ketersediaan nutrisi, pH, suhu, dan racun dalam air. Pertumbuhan eceng gondok yang cepat disebabkan oleh adanya air yang banyak mengandung unsur hara, terutama yang kaya akan nitrogen, fosfat, dan kalium. 

Di perairan danau, eceng gondok tumbuh hingga ketinggian 520 meter di tepi pantai dan mampu menyerap air dalam jumlah besar, mengurangi jumlah air dan membuat lumpur sungai. Ada tiga jenis eceng gondok di Indonesia, yaitu eceng gondok, eceng gondok, dan eceng gondok. Beberapa faktor lingkungan, seperti kecepatan arus dan kedalaman, memiliki dampak yang signifikan terhadap kelimpahan dan distrteman-temansi eceng gondok di badan air tersebut. Kandungan nutrisi eceng gondok:
  • Energi 18 kkal
  • 1 gram protein
  • 0,2 gram lemak
  • 3,8 gram karbohidrat
  • 80 gram kalsium
  • Fosfor 45mg
  • Besi 4mg
  • Vitamin A1000IU
  • Vitamin B 10,08mg
  • Vitamin C 50mg
Komposisi kimia eceng gondok tergantung pada kandungan unsur hama tempat eceng gondok tumbuh dan jenis daya serap tanaman. Eceng gondok memiliki sifat yang sangat baik seperti penyerapan logam berat dan sulfida, serta mengandung lebih dari 11,5% protein. Manfaat eceng gondok untuk kesehatan

Manfaat eceng gondok bagi kesehatan belum banyak diteliti, namun bukan berarti tidak ada. Berikut beberapa manfaat eceng gondok bagi kesehatan manusia:

1. Melawan Kanker

Ekstrak kandungan eceng gondok terbukti memiliki sifat antikanker. Namun, sifat ini tidak terlalu signifikan dan masih perlu penelitian lebih lanjut sebelum eceng gondok dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan kanker.

2. Memperkuat gigi

Sebuah penelitian menyebut eceng gondok bisa memperkuat gigi. Manfaat ini didapat karena kandungan eceng gondok dapat menekan pertumbuhan bakteri Actinobacillus actinomycetemcomitans (Aa) yang menyebabkan rusaknya jaringan gigi sehingga menyebabkan gigi lekas goyah. Kelebihan eceng gondok yang satu ini terutama terdapat pada daunnya. Daunnya bersifat antibakteri karena mengandung senyawa aktif seperti fenol, terpenoid, flavonoid dan alkaloid.

3. Pengobatan gondok

Eceng gondok sering digunakan untuk mengobati penyakit gondok, terutama di India. Manfaat eceng gondok didukung oleh penelitian yang menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung asam askorbat. Asam askorbat umumnya digunakan dalam dunia medis untuk produk perawatan kulit dan pengobatan penyakit gondok.

4. Mencegah penuaan dini

Manfaat eceng gondok terutama berkaitan dengan kandungan antioksidan pada daunnya. Ekstrak daun eceng gondok terbukti kaya akan zat yang berfungsi menangkal radikal bebas. Radikal bebas sendiri kerap dihubungkan sebagai penyebab berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah penuaan dini. Manfaat ini didapatkan dengan mengaplikasikan ekstrak daun eceng gondok yang sudah diolah menjadi krim wajah. Hasilnya, krim tersebut terbukti dapat memberantas efek radikal bebas pada kulit.

5. Menjaga kesehatan kulit

Eceng gondok dapat membantu meredakan eksim hingga mengobati kulit apabila terjadi abses.Eksim merupakan salah satu penyakit kulit yang umum terjadi. Gejalanya adalah gatal-gatal, kulit kering, dan kemerahan akibat peradangan. Hal tersebut karena eceng gondok dapat menjadi agen antiradang yang baik untuk tubuh.

Selain itu, disebutkan bahwa masyarakat Filipina kerap kali menjadikan eceng gondok sebagai obat tradisional untuk mengobati abses. Eceng gondok diolah dalam bentuk jus dan digabungkan dengan jus lemon yang kaya vitamin C, dan kemudian mengoleskannya ke abses.

6. Rambut berkilau

Ekstrak eceng gondok dapat digunakan sebagai sampo dan kondisioner untuk membuat rambut lebih indah, kuat dan sehat. Selain itu, kombinasi ekstrak eceng gondok dan minyak esensial seperti minyak almond dan minyak kelapa dapat meningkatkan khasiatnya.

7. Mengatasi masalah pencernaan

Hoteiaoi juga mengatasi masalah pencernaan yang secara historis dibudidayakan oleh orang Cina dari biji Hoteiaoi sebagai obat tradisional untuk meringankan masalah pencernaan seperti diare, gas dan parasit usus. Namun, pastikan biji eceng gondok dimasak sampai matang, dan jangan dimakan mentah-mentah. Selain itu, batang eceng gondok membantu mengobati gejala kolera.

8. Menjaga sistem saraf yang sehat

Eceng gondok mengandung mineral seperti magnesium yang membantu menjaga kesehatan sistem saraf. Selain itu, kandungan magnesium dapat memaksimalkan kekuatan kalsium pada fungsi otot dan saraf. Kandungan kalium membantu menjaga saraf tetap sehat dan meningkatkan fungsi dengan cepat.

9. Memperlancar produksi ASI

Tanaman eceng gondok juga bermanfaat bagi teman-teman yang sedang menyusui, untuk membantu memperlancar produksi ASI. Caranya merebus eceng gondok dan mengkonsumsinya. Kepercayaan lainnya dari wanita Kenya bahwa bunga dari eceng gondok bermanfaat untuk membantu mengatasi menstruasi yang tidak teratur.

Peringatan Pemakaian Eceng Gondok untuk Kesehatan

Meski ada beberapa penelitian yang menyatakan manfaat eceng gondok bagi kesehatan, Sobat Bangsa sebaiknya tidak mengkonsumsi tanaman ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Selain itu, penelitian lain menunjukkan bahwa konsumsi eceng gondok yang mengandung asam hidrosianat (HCN), alkaloid, dan triterpenoid dapat menyebabkan keracunan. Menurut penelitian lain, manfaat eceng gondok baru disadari jika diolah dengan cara ini di laboratorium, seperti mengekstrak kandungan alkaloid. Jelas bahwa manfaat eceng gondok tidak bisa dijadikan acuan bagi Sobat Bangsa yang sedang menderita penyakit tertentu. Selalu periksa dengan dokter Sobat Bangsa sebelum menggunakan eceng gondok untuk tujuan kesehatan.

Efek menguntungkan dari pertumbuhan eceng gondok terhadap lingkungan

1. Mencegah logam berat

Karena ikan air tawar mengandung logam berat, asupan ikan air tawar secara terus menerus dapat menyebabkan celah, penyakit Minamata, cacat bayi, dan kerusakan saraf jika akumulasi logam berat dalam tubuh meningkat seiring waktu. Untuk itu perlu dilakukan pengolahan dengan eceng gondok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eceng gondok dapat menyerap logam berat dalam air. Dengan penggunaan terus menerus, kandungan logam berat di dalam air bisa mencapai nol.

2. Pupuk organik

Studi menunjukkan bahwa eceng gondok kaya akan asam humat dan menghasilkan senyawa proto-tanaman yang mendorong pertumbuhan akar tanaman. Selain itu, mengandung asam triterpenic, sianida, alkaloid dan kaya akan kalsium. Eceng gondok dapat dimanfaatkan dengan sangat baik sebagai pupuk organik. Pupuk eceng gondok organik dapat digunakan pada sayuran seperti bayam, wortel, cabai, terong dan buah-buahan. Pupuk organik yang terbuat dari bahan baku eceng gondok ini juga dapat digunakan sebagai persemaian, sentra berkebun dan tempat pembibitan tanaman pot. Ketersediaan pupuk organik diharapkan dapat membantu upaya pemulihan kualitas air danau dan mempercepat upaya pemulihan kawasan penting cekungan danau.

3. Bioetanol

Bioetanol merupakan salah satu energi alternatif yang dianggap sebagai bahan bakar alternatif atau alternatif pengganti minyak bumi. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar atau alternatif mengurangi emisi gas berbahaya (CO, NO, dan SO2) dan menghasilkan gas rumah kaca yang sangat sedikit dibandingkan dengan pembakaran minyak bumi. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar tambahan juga dapat mengurangi emisi senyawa hidrokarbon organik, benzena karsinogenik, butadiena, dan debu halus dari pembakaran minyak bumi.

4. Ganti kertas dan rotan dengan eceng gondok

Eceng gondok dapat digunakan sebagai pengganti kertas atau rotan. Ada kekurangan pengetahuan dari negara dan masyarakat, jadi hanya ada lagi.

5. Media pertumbuhan jamur

Eceng gondok juga memiliki keunggulan sebagai tempat tumbuhnya jamur. Jamur yang tumbuh pada eceng gondok adalah jamur merang.

6. Kerajinan di kawasan industri

Padahal, orang Indonesia sangat kreatif karena bisa melakukan berbagai hal sebagai perusahaan, termasuk pemanfaatan eceng gondok. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sebagian masyarakat menggunakan eceng gondok sebagai bahan pembuatan kerajinan tangan seperti tas, dompet, gorden dan taplak meja.

Dampak negatif pertumbuhan eceng gondok terhadap lingkungan

  1. Peningkatan evapotranspirasi karena daun lebar dan pertumbuhan cepat (penguapan dan kehilangan air dari daun tanaman).
  2. Saat jumlah cahaya yang masuk ke air berkurang, kadar oksigen terlarut di dalam air berkurang (DO: oksigen terlarut).
  3. Tanaman eceng gondok mati tenggelam ke dasar air, sehingga mempercepat proses pengendapan.
  4. Gangguan lalu lintas air, terutama bagi mereka yang mata pencahariannya bergantung pada sungai, seperti di Kalimantan dan beberapa daerah lainnya.
  5. Meningkatnya habitat penyakit vektor di masyarakat.

Post a Comment

© Harian Bangsa. All rights reserved. Developed by Jago Desain