DIGITALISASI UMKM MENJAWAB TANTANGAN EKONOMI GLOBAL

DIGITALISASI UMKM MENJAWAB TANTANGAN EKONOMI GLOBAL Dalam mendukung adopsi digital Indonesia selanjutnya, pemerintah berkomitmen membangun infrastrukt

DIGITALISASI UMKM MENJAWAB TANTANGAN EKONOMI GLOBAL

DIGITALISASI UMKM MENJAWAB TANTANGAN EKONOMI GLOBAL

Dalam mendukung adopsi digital Indonesia selanjutnya, pemerintah berkomitmen membangun infrastruktur digital sebagai fondasi pelaksanaan transformasi digital nasional sekaligus menjawab tantangan ekonomi global.

Sebagaimana diketahui Transformasi digital telah berkontribusi, pada ketahanan nilai global dan rantai pasokan, mengurangi biaya dalam perdagangan internasional dan memberdayakan perusahaan di berbagai skala untuk memasuki pasar global.

Untuk itu sebagai upaya untuk pulih Bersama, G20 memanfaatkan transformasi digital menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan akses keuangan. dengan pemanfaatan transformasi digital inilah diharapkan terwujud pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Sebelum itu, Pemerintah melalui Bank Indonesia secara konsisten melaksanakan inisiatif pengembangan UMKM, berdasarkan tiga pilar kebijakan, yaitu mendorong korporatisasi, pengembangan kapasitas dan akses fasilitas pembiayaan.

Di luar itu, Bank Indonesia juga mendorong dan mendorong UMKM, melalui transformasi digital yang komprehensif dan inklusif, yang dilakukan di sepanjang rantai nilai untuk mendukung terciptanya ekosistem digital yang terintegrasi.

Inisiatif digitalisasi UMKM bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, memperluas akses pasar UMKM dalam skala nasional dan global serta mempermudah pembiayaan bagi UMKM.

Strategi yang dilakukan BI,

Dari sisi permintaan, yaitu meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM serta mendorong pemanfaatan digitalisasi yang lebih besar melalui proses bisnis UMKM. Dari sisi suplai seperti menyiapkan infrastruktur untuk memfasilitasi UMKM dalam transformasi digitalnya. dengan Peningkatan penggunaan standar QR Indonesia( QRIS) menjadi upaya sebagai daya tarik dan menjadi pintu gerbang ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Pemerintah juga sangat berperan penting untuk mengembangkan masa depan dunia digital termasuk dalam mengidentifikasi tata Kelola dan infrastruktur yang dibutuhkan. namun peningkatan literasi menjadi kunci agar tingkat inklusi vang terjadi saat ini memberikan dampak yang lebih, dengan risiko yang minim.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Bank Indonesia memiliki program inklusi keuangan bagi masyarakat rentan dan kurang mampu. Progam ini mengintegrasikan kegiatan ekonomi dan program inklusi keuangan, yang meliputi tiga langkah penting.

Pertama, pemberdayaan ekonomi, yang mengarahkan kaum perempuan untuk dapat mewujudkan mimpi mereka, mendirikan usaha mikro serta membentuk kelompok.

Kedua, pengembangan kapasitas. Upaya pengembangan kapasitas terkonsentrasi dan pengembangan produktivitas melalui inovasi dan digitalisasi proses bisnis, untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Ketiga, harmonisasi kebijakan. Bank Indonesia mendukung harmonisasi kebijakan pemerintah dan UMKM melalui implementasi undang- undang penciptaan lapangan kerja( Ciptaker), melalui penyederhanaan proses perizinan.

Undang- undang tersebut mendorong pengembangan ekosistem UMKM dan dukungane-commerce bagi UMKM untuk mengakses pemasaran global dan domestik, termasuk perizinan transaksi elektronik infrastruktur digital.

Sumber : Naratif 

Post a Comment

© Harian Bangsa. All rights reserved. Developed by Jago Desain